PEMBELAJARAN 7
KELAPANGAN HATI
Selama kehidupan ini masih ada maka ujian dan cobaan tentu juga akan tetap ada dan termasuk ujian hidup adalah semPitnya hati. Pada bab ini akan sedikit membahas perihal bagaimana lslam memandang kelapangan dalam hati manusia.Hali ini nantinya bisa dikaitkan dengan Surah Al-Insyirah dan bagaimana kemudian pengimplementasian atau penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
![]() |
| Kunjungan Siswa SMK Telkom Banjarbaru RS. Sarimulia |
Kelapangan hati merupakan nikmat tersendiri dari Allah SWT. Orang yang mendapatkan kelapangan hati akan senantiasa tenang dalam hidupnya. Bagaimana tidak? Ketika sebuah musibah menimpanya ia senantiasa bersabar serta mengikhlaskan diri menerima atas apa yang telah menimpanya dan ketika ia bisa untuk berlapang hati. Maka ia akan mendapatkan ketenangan dalam hidupnya.
Cara untuk mendapatkan lapangnya hati adalah dengan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengabdi, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap kemampuan/sungguh-sungguh. Artinya adalah penyerahan total dirinya hanya untuk Allah SWT sehingga dengan dekatnya antara hamba dengan Tuhannya maka segala bentuk kesempitan berupa permasalahan hidup akan dengan mudah dihadapi dan diselesaikan dengan hati yang tenang. Mengapa demikian?
Hal itu karena ia tidak takut dan ia yakin bahwa Allah akan senantiasa menolong hamba-hamba-Nya yang dekat dengan-Nya. Pertanyaannya adalah sudahkah kita memiliki kelapangan hati?
B. Uswatun Hasanah
Ada banyak sekali kisah-kisah yang dapat dijadikan sebagai teladan terutama kisah-kisah para nabi dan rasul yang terdapat di dalam Al-Qur'an maupun riwayat-riwayat lainnya.
Sebagai salah satu contoh adalah keluhuran akhlaq Rasulullah saw. dalam kehidupan beliau sehari-hari. Ketika kaum kafir Quraisy menentang, mencaci, menzhalimi, menyakiti Rasulullah saw. beserta kaum muslimin lainnya dan bahkan bahkan ada yang mati hannya karena mereka meninggikan kalimat "ahad" yaitu Laa ilaha illallah Muhammadan Rasulullah". Meskipun demikian. Rasulullah saw beserta kaum muslimin tidak pernah membalas segala tindak kaum Quraisy maupun kaum lainnya yang menentang dakwah Rasulullah saw.
Tentang kelapangan hati ini juga pernah dialami oleh Nabi Musa a.s ketika beliau mendapat perintah untuk mengajak Fir'aun kepada jalan kebenaran. Agar memiliki kelapangan hati tersebut kemudian beliau berdoa, doanya tersebut tertuang dalam Al-Qur'an Surah Thaha ayat 25-28 berikut.
link ...
C. QS. Al-Insyirah dan Terjemahan
link ...
SEKILAS INFO:
Al-lnsyirah berarti kelapangan dada. Kelapangan dada harus dimiliki oleh setiap umat lslam' Kelapangan dada dapat diterapkan dalam beribadah karena hakikat ibadah adalah ketundukan, kepatuhan, dan kecintaan sempurna kepada Allah swt.
Secara bentuknya ibadah dibagi menjadi lima, yaitu sebagai berikut.
1. lbadah qauliyah seperti membaca Al-Qur'an, berdoa, dan berzikir.
2. lbadah jismiah seperti berpuasa dan menolong orang lain.
3. lbadah maliyah seperti zakat, infaq, dan sedekah.
4. lbadah qauliyah wa jismiah seperti salat.
5. lbadah qauliyah, jismiah, dan maliyah seperti melaksanakan ibadah haji
D. Hukum Bacaan
Beberapa bacaan tajwid yang terkandung pada Surah Al-Insyirah sebagai berikut.
foto ...
E. Kandungan Ayat
Ayat di atas memberikan faedah kepada kita bahwa segala sesuatu yang memberatkan nantinya pasti ada jalan keluarnya asal seseorang dapat menerima beratnya sebuah beban yang menimpa.
Allah SWT telah memberikan kelapangan hati dengan cahaya Islam setelah adanya kesempitan dalam hati Rasulullah saw. sebagaimana Allah SWT. melapangkan dada beliau, maka Dia pun menjadikan syariat-Nya demikian lapang dan luas, penuh toleransi dan kemudahan, tidak mengundang kesulitan, beban, serta kesempitan Allah swt juga meninggikan beliau dengan keluhuran akhlak yang ada pada beliau. ittuf, SWTmeninggikan posisi dan kedudukan beliau di dunia dan akhirat.
Adapun misi dakwah yang beliau emban beserta penghinaan oleh kaum musyrikin terhadap kaum mu'minin itulah yang menyebabkan turunnya ayat 5 dan 6. Bahwa setelah adanya kesulitan tentu Allah SWT akan benar-benar memberikan kemudahan bagi beliau.
Hal ini bisa juga menyangkut kehidupan keseharian kita. Tentu di balik sebuah kesulitan ada sebuah kemudahan. Allah SWT telah berjanji bagi siapa saja yang bertaqwa kepada-Nya dengan sebenar-benarnya takwa yaitu dengan beriman kepada-Nya dan juga kepada hari akhir, kemudian ia takut dan melakukan apa yang diperintahkan kepadanya serta meninggalkan apa saja yang telah dilarang, tentu Dia akan memberikan jalan keluarnya dari segala kesempitan hati yang selalu menghantuinya dan segala bentuk kesempitan hidupnya sebagaimana firman-Nya berikut. QS. Ath-Thalaq: 2.
Kemudian ketika seseorang telah menyelesaikan tugas ataupun pekerjaannya, dan bersungguh-sungguh dalam melakukan ibadah maka hendaknya ia bersegera Karena urusan ibadah adalah urusan yang tidak bisa ditunda-tunda apalagi ditinggalkan.
Karena merupakan sebuah kerugian besar ketika seseorang melalaikan ibadah bahkan melupakan Allah SWT. Sebab, jika seseorang lalai kepada Allah SWT, maka Allah pun nantinya akan melalaikan bahkan melupakan dirinya di dunia maupun akhirat kelak.
Siapa lagi yang dapat diharapkan untuk memberikan pertolongan dari segala bentuk tipu daya dan berbagai macam bentuk fitnah serta ujian hidup selain Allah SWT?
Maka hanya kepada-Nya lah seharusnya seorang hamba berharap dan takut. Berharap agar selalu diberikan kemudahan di dalam segala urusan dunia dan akhirat serta takut akan siksa dan murka-NYa.
F. Khazanah Doa-Doa dalam Al-Qur'an
Ada ayat-ayat Al-Qur'an yang dapat dijadikan doa dalam sehari-hari.
Doa tersebut di antaranya terdapat pada ayat-ayat berikut.
1. Surah Al-Furqan ayat 74 (Doa Auliya-Shalihin untuk anugerah keluarga bahagia)
2. Surah Al-Kahfi ayat 10 (Doa Ashabul Kahfi untuk memohon petunjuk- Kemudahan)
3. Surah Al-Mu'minuun ayat 29 (Doa Nabi Nuh a.s. memohon tempat diberkahi)
4. Surah Asy-Syu'ara ayat 169 (Doa Nabi Luth a.s. memohon keselamatan)
G. Kisah Berhikmah
Pedagang yang Jujur
lmam Hanafi merupakan seorang pedagang kain dan bahan pakaian. la selalu berkata lembut dan ramah serta perkataannya mengandung nasihat, pelajaran, dan hikmah sehingga disukai oleh semua orang.
Usahanya berkembang pesat karena kejujuran dalam usahanya. la tidak yakin terhadap keuntungan yang berlebihan. la tidak pernah berkenan mendapatkan uang dengan cara yang tidak sah dan tidak jujur. Selain itu, ia juga sangat dipercaya oleh semua orang. Bahkan, orang yang bukan muslim pun memercayakan hartanya ditangan beliau.
Pada suatu hari ia mengirim beberapa potong bahan kain kepada seseorang bernama Hafs bin Abdurrahman. la berpesan bahwa beberapa dari potongan itu ada yang rusak dan langganan harus diberitahu tentang hal itu. Hafs lupa melakukan itu dan menjual semua potongan tersebut. Hal ini sangat menggusarkan hati lmam Hanafi.
Untuk memperbaiki kekhilafan itu, ia memberi sebesar 30.000 dirham sebagai sumbangan kemanusiaan.
lmam Hanafi merupakan seorang hartawan yang bijak. Beliau suka menolong orang yang kesusahan dan menderita kekurangan. la tidak tamak dan menumpuk kekayaan. Beliau sering mendermakan hartanya bagi orang yang miskin dan menderita.
Pada suatu hari seorang wanita mengantarkan kepadanya sepotong haz (kain tenunan yang mahal) untuk dijual. Wanita itu menghargai barang tersebut 1.000 dirham.
Sebagai pedagang, lmam Hanafi tidak berpiklr mendapatkan untung dengan membeli kerugian dari wanita itu. Wanita itu sangat terkejut ketika lmam Hanafi membayarnya.
Rangkuman:
1. Setiap permasalahan tentu memiliki jalan keluar dan solusi. Maka hendaknya setiap manusia ketika ia mempunyai pennasalahan dalarn hidup, hanya meminta pertolongan kepada Allah SWT.
2. lbadah merupakan salah satu tujuan diciptakannya manusia. Maka hendaknya manusia bersungguh-sungguh dalam beribadah dan tidak disilaukan oleh kehidupan dunia.
3. Segala bentuk pengharapan hanya ditujukan kepada Allah SWT semata. Sebab jika seseorang berharap lebih pada manusia tentu suatu saat ia akan dibuat kecewa olehnya.
Glosarium:
Beban: barang yang dibawa (dipikul, dijunjung, dan sebagainya); sesuatu yang berat
Bertakwa: terpeliharanya diri untuk tetap taat melaksanakan perintah Allah
Kelapangan: kelonggaran
Solusi: penyelesaian; pemecahan; jalan keluar
PEMBELAJARAN 8
MENERAPKAN KANDUNGAN SURAH AL-INSYIRAH
Nama Surah al-Insyirah atau as-Syarh artinya melapangkan. Surah yang ke 94, terdiri dari 8 ayat, tergolong Surah Makkiyah; yaitu yang di turunkan di kota Mekkah, urutan turun wahyu yang ke 12.
PERILAKU PENGAMALAN
SURAH AL-INSYIRAH
SURAH AL-INSYIRAH
Surah Al-Insyirah mengandung banyak nilai-nilai terpuji. Mempelajari Surah A1-Insyirah memberikan banyak manfaat bagi pelakunya. Bacalah Surah Al-Insyirah dan artinya secara berulang-ulang agar Anda lebih mengetahui nilai-nilai terpuji yang dapat Anda terapkan pada perilaku dalam keseharian.
Penerapan Surah Al-Insyirah telah dicontohkan Allah SWT dalam melapangkan dada beliau dengan menjadikan Islam sebagai syariat-Nya secara lapang dan luas, penuh toleransi dan kemudahan, tidak mengundang kesulitan, beban, dan kesempitan. Selain itu' Allah SWT juga mencontohkan keluhuran akhlaq yang ada pada beliau. Salah satu contohnya terdapat pada Surah Al-Insyirah ayat 5-6. Dua ayat tersebut menjelaskan bahwa setelah adanya kesulitan tentu Allah SWT akan benar-benar memberikan kemudahan bagi beliau. Hal itu menunjukkan bahwa meskipun Allah SWT menguji hamba-Nya dengan kesulitan tetapi dengan kelapangan hati-Nya Allah SWT akan memberikan jalan keluar, mereka yang mau berusaha memecahkan kesulitan.
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai cobaan dan kesulitan, tentu di balik sebuah kesulitan ada kemudahan. Allah SWT akan memberikan jalan keluar. Hal tersebut sesuai dengan firman Allah SWT pada Surah Ath-Thalaq: 2. sebagai berikut.
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai cobaan dan kesulitan, tentu di balik sebuah kesulitan ada kemudahan. Allah SWT akan memberikan jalan keluar. Hal tersebut sesuai dengan firman Allah SWT pada Surah Ath-Thalaq: 2. sebagai berikut.
Setelah mempelajari Surah Al-Insyirah, ada beberapa perilaku yang dapat. Anda amalkan atau terapkan dalam keseharian. contoh perilaku penerapan Surah Al-Insyirah adalah sebagai berikut.
1. Memaafkan kesalahan orang lain.
2. Meminta maaf kepada orang lain atas kesalahan yang telah diperbuat.
3. Senantiasa berdoa kepada Allah SWT dengan meminta ampunan (husnudzan) kepada diri sendiri dan orang.
4. Menciptakan perilaku berbaik sangka lain.
5. Berbicara sesuai dengan kenyataan.
6. Gemar melakukan evaluasi diri.
7 . Menjalani hidup dengan penuh rasa sabar.
8. Ikhlas dalam segala hal.
Rangkuman
1. Setiap permasalahan tentu memiliki jalan keluar dan solusi. Maka hendaknya setiap manusia ketika ia mempunyai permasalahan dalam dalam hidup, segeralah meminta pertolongan hanya kepada Allah SWT.
2. Ibadah merupakan salah satu tujuan diciptakannya manusia. Maka hendaknya manusia bersungguh-sungguh dalam beribadah dan tidak disilaukan oleh kehidupan dunia.
3. Segala bentuk pengharapan hanya ditunjukan kepada Allah SWT semata. sebab jika seseorang berharap lebih pada manusia, tentu suatu saat ia akan dibuat kecewa olehnya.
2. Meminta maaf kepada orang lain atas kesalahan yang telah diperbuat.
3. Senantiasa berdoa kepada Allah SWT dengan meminta ampunan (husnudzan) kepada diri sendiri dan orang.
4. Menciptakan perilaku berbaik sangka lain.
5. Berbicara sesuai dengan kenyataan.
6. Gemar melakukan evaluasi diri.
7 . Menjalani hidup dengan penuh rasa sabar.
8. Ikhlas dalam segala hal.
Rangkuman
1. Setiap permasalahan tentu memiliki jalan keluar dan solusi. Maka hendaknya setiap manusia ketika ia mempunyai permasalahan dalam dalam hidup, segeralah meminta pertolongan hanya kepada Allah SWT.
2. Ibadah merupakan salah satu tujuan diciptakannya manusia. Maka hendaknya manusia bersungguh-sungguh dalam beribadah dan tidak disilaukan oleh kehidupan dunia.
3. Segala bentuk pengharapan hanya ditunjukan kepada Allah SWT semata. sebab jika seseorang berharap lebih pada manusia, tentu suatu saat ia akan dibuat kecewa olehnya.
Glosarium
Musyrikin: orang-orang yang menyekutukan (menyerikatkan)
Allah SWT; orang-orang yang memuja berhala.
Syariat: hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia, hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan manusia dan alam sekitar.
Toleransi: sifat atau sikap toleran; penyimpangan yang
masih dapat diterima dalam pengukuran kerja.
Zalim: bengis; tidak menaruh belas kasihan; tidak adil; kejam.
KHAZANAH DOA-DOA DALAM AL-QUR'AN
1. Doa Nabi Luth a.s Memohon Sabar dan Kuat Pendirian [QS. Al-Baqarah: 250]
2. Doa memohon ampunan dari siksa neraka [QS. Ali Imran: 16]
3. Doa memohon ampunan Allah SWT [Al-Baqarah: 285]
4. Doa Nabi Zakaria a.s. memohon keturunan yang shaleh [QS. Ali Imran: 38]
5. Doa memohon agar dijauhkan dari siksa neraka [Ali Imran: 191]
6. Doa memohon ampunan dari segala dosa [Ali Imran: 193]
Uji Kompetensi
1. Jelaskan kandungan Surah Al-Insyirah ayat 1-8!
2. Tuliskan lafal Surah Al-Insyirah ayat 1-3!
3. Tuliskan arti Surah At-Insyirah ayat 5-6! Jelaskan!
4. Tuliskan dua contoh penerapan Surah Al-Insyirah dalam keseharian!
5. Jelaskan dua manfaat berlapang dada terhadap orang lain!
###
Sekian Terimakasih
Semoga Bermanfa'at

